Senin, 02 Agustus 2010

UFO akan Lebih Banyak Muncul di China
Billy A Banggawan

(IST)

INILAH.COM, Jakarta – China baru saja dihebohkan oleh penampakan UFO hingga menyebabkan penutupan bandara. Namun seorang profesor China menyatakan UFO akan lebih banyak muncul di negara itu.

“Sekitar 96% semesta alam tetap menjadi misteri bagi manusia. Kita harus terbuka pada obyek tidak dikenal,” ujar Profesor Wang Sichao.

Profesor Wang, peneliti Purple Mountain Observatory dari Academy of Science China mengatakan China mungkin akan menjadi saksi mata penampakan UFO lebih banyak lagi dalam dua tahun ke depan.

Setelah bertahun-tahun meneliti, Profesor Wang menemukan penampakan UFO cenderung terjadi di tahun-tahun yang berakhiran dengan angka 1, 2 atau 7.

Kemungkinan tahun 2011 dan 2012 akan menjadi tahun UFO dan untuk mengoptimalkan kesempatan, Profesor Wang merekomendasikan bulan Juli dan Agustus sebagai bulan terbaik dan melihat penampakannya setelah pukul 10 malam.

Setelah 39 tahun mempelajari UFO, Profesor Wang menyimpulkan bahwa kebanyakan laporan yang ada adalah kabar bohong. Kebanyakan obyek yang ditemukan adalah misil, satelit dan meteor.

Namun, Profesor Wang mengakui bahwa beberapa kasus memang tidak bisa dijelaskan dan hal ini mungkin adalah pertemuan dengan intelejen alien yang nyata.

Sejak 30 Juni setidaknya 8 penampakan UFO dilaporkan di Xinjiang, Zhejiang, Chongqing dan bagian China lainnya.

Beberapa obyek asing lainnya yang ditemukan kemudian ternyata merupakan roket, pesawat atau layang-layang yang menyala. Beberapa penampakan lainnya masih menjadi misteri.[ito]


Teknik Baru untuk Deteksi Mayat Terkubur
Billy A Banggawan

(IST)

INILAH.COM, Jakarta – Menemukan mayat yang terkubur bukanlah suatu hal yang mudah. Tapi teknik baru dapat diandalkan untuk mendeteksi perubahan biokimia dalam pembusukan mayat.

Biasanya, anjing pengendus mayat atau radar tembus tanah digunakan untuk mendeteksi situs makam rahasia, tetapi metode ini tidak selalu berguna seperti seolah-olah mayat dimakamkan di bawah beton.

Teknik yang dikembangkan oleh National Institute of Standards and Technology (NIST) ini adalah modifikasi yang dikembangkan untuk merasakan tingkat senyawa kimia yang sulit di deteksi, menurut laporan Forensic International Journal seperti dikutip dari IANS.

Saat ini, sebuah perangkat yang sedikit lebih tebal dari pada rambut manusia dapat dimasukkan dalam tanah untuk mendeteksi tubuh yang mulai membusuk.

Perangkat dikembangan oleh ahli kimia NIST Thomas J Bruno dan M Lovestead. Perangkat ini juga dapat digunakan untuk mendeteksi mayat yang terkubur di bawah plat beton.[ito

Tidak ada komentar:

Posting Komentar